Perbedaan Artikel Content writer Blog dan Artikel Copywriter

Perbedaan Artikel Content writer Blog dan Artikel Copywriter

Kupas Perbedaan Artikel Content Writer dan Copywriter

Dalam dunia internet marketing, peranan content writer dan copywriter benar-benar penting. Keduanya merupakan posisi yang menjadi ujung tombak bagi perusahaan.

Meski sama-sama penulis, ternyata keduanya punya perbedaan yang kontras. Sederhananya, artikel content writer sebagai brand awareness, dan tulisan copywriter bertujuan untuk pemasaran.

Untuk mengetahui perbedaannya, Anda harus mengenal keduanya terlebih dahulu. Kenali keduanya dari bentuk tulisan, cara penyampaian, dan faktor-faktor lainnya.

Nah, di artikel kali ini, kami akan mengupas keduanya dari berbagai sisi.

Apa Itu Content writer?

Content writer adalah seorang penulis artikel. Artikel yang ditulis untuk kebutuhan blog, website, atau situs lainnya.

Contoh artikel content writer bisa dilihat dari tulisan yang kami buat ini. Artikel ini termasuk jenis tulisan content writer.

Isinya memuat sebuah tulisan informatif agar pembaca tertarik membacanya.

Artikel content writer yang dibuat harus relevan dengan niche blog atau website. Artikel pun harus dibuat semenarik mungkin agar pembaca betah berlama-lama berada di website.

Content writer bertanggung jawab dalam peningkatan traffic suatu website. Selain itu, juga bertugas untuk mengajak pembaca melalui tulisan yang menarik.

Content writer harus memiliki kemampuan sebagai berikut:

  • Berwawasan luas
  • Kreatif
  • Memiliki kemampuan untuk melakukan riset
  • Membuat keyword yang pas

Intinya, artikel yang dibuat oleh content writer lebih bersifat informatif. Namun, artikel tetap bisa fleksibel sesuai kebutuhan. Entah itu untuk tujuan soft selling maupun hard selling.

artikel-content-writer

Seorang content writer menulis artikel dengan riset mengenai tema dan isu yang akan dibuatnya. Setelah mengamati secara mendalam, barulah artikel dibuat.

Tujuannya agar menghasilkan kualitas artikel terbaik, informatif, dan mendalam.

Seorang content writer harus buat artikel dengan kriteria sebagai berikut:

  1. Menarik
  2. Informatif
  3. Edukatif
  4. Menerapkan W5 1 H
  5. SEO Friendly

Kriteria di atas merupakan jaminan berkualitas atau tidaknya sebuah konten. Kualitas artikel yang baik, tentu akan meningkatkan kualitas website-nya juga.

Karena, konten adalah raja dalam dunia internet marketing. Jadi, konten yang bagus menawarkan peluang besar agar mendapatkan penjualan tinggi.

Selain itu, konten juga bertugas sebagai brand awareness. Dengan begitu, brand perusahaan akan semakin meningkat.

Anda pun harus update artikel setiap hari. Artikel yang terus update bisa meningkatkan traffic pada website itu sendiri.

Saat ini, untuk kebutuhan pembuatan artikel telah hadir jasa content writer SEO.

Dengan begitu, blog maupun website bisa terus meng-update website atau blog-nya tanpa perlu membuat artikel sendiri.

jasa-pembuatan-artikel

Apa Itu Copywriter?

Apakah Anda pernah mendengar jasa copywriter SEO? Pada dasarnya posisi copywriter sama-sama sebagai penulis. Tapi, yang membedakannya adalah bentuk tulisannya. Profesi copywriter erat kaitannya dengan pemasaran.

Tugasnya adalah membuat tulisan ads copy untuk pemasaran produk atau jasa.

Tulisan seorang copywriter harus mampu membuat pembaca membeli atau menggunakan jasa klien.

Copywriter bisa dikatakan sebagai orang yang bekerja untuk mempromosikan produk kepada konsumen atau pembaca.

Tugas copywriter secara tidak langsung terlibat dalam penulisan siaran pers, brosur, slogan, jingle lirik, dan lain-lain.

Gaya tulisan copywriter lebih ke bentuk persuasif (ajakan). Seorang copywriter juga harus jago memainkan kata-kata. Dalam artian, jago dalam membuat kata-kata pemasaran produk dalam bentuk tulisan.

Produk yang dihasilkan oleh seorang copywriter adalah voice over dan tagline.

Gaya penulisan jasa artikel seo dan copywriting umumnya sebagai berikut:

  • Pada paragraf pertama, menjelaskan tentang apa yang dijual.
  • Paragraf berikutnya menjelaskan benefit dan detail produk atau jasa.
  • Paragraf terakhir menuliskan informasi bagaimana cara pembaca atau customer membeli produk yang ditawarkan.
content-writer-seo-terbaik

Perbedaan Content writer dan Copywriter

Dari penjelasan di atas, maka kita bisa menarik kesimpulan. Ada beberapa perbedaan yang jelas antara keduanya. Perbedaan-perbedaannya yaitu:

  1. Jenis tulisan content writer bersifat informatif, sedangkan copywriter bersifat persuasive (ajakan).
  2. Tulisan content writer dibuat semenarik mungkin, menghibur, informatif, dan memikat audiens agar berlama-lama di website. Sedangkan tulisan copywriter bertujuan untuk mengiklankan atau mempromosikan produk.
  3. Content writer membuat artikel yang informatif hasil dari melakukan riset secara mendalam. Sedangkan, copywriter membuat tulisan sesuai dengan brief dari klien. Copywriter harus meriset apa saja keunggulan produk agar bisa ditonjolkan.

3 poin di atas merupakan perbedaan yang paling mendasar antara keduanya. Dengan begitu, kini Anda tidak akan salah dalam membedakannya. Meski sama-sama penulis, gaya bahasa keduanya berbeda.

Begitu juga dengan tujuan tulisan yang dibuat oleh masing-masing pun berbeda.

Nah, itulah perbedaan antara artikel content writer dan copywriter. Profesi keduanya berperan sebagai garda terdepan dalam pemasaran di dunia digital marketing. Secara tidak langsung, mereka berperan secara face to face dengan customer.

Meskipun melalui sebuah tulisan, kedua profesi ini mampu menjaring banyak customer dan membantu pemasaran perusahaan.

Semoga artikel ini bermanfaat, dan jangan lupa bagikan ya.

Agar semakin banyak orang yang paham dengan perbedaan content writer dan copywriter.

Tinggalkan Balasan