Lagi belajar bikin artikel SEO ? Jangan lewatkan Langkah-langkah penting berikut ya!
Belajar bikin artikel seo mudah

Lagi belajar bikin artikel SEO ? Jangan lewatkan Langkah-langkah penting berikut ya!

Pernah merasa punya skill nulis ? atau merasa ingin punya blog sendiri, tulis konten sendiri, hanya sekedar untuk mengisi waktu luang ataupun mengasah skill kita dalam menulis sebuah artikel ?

Ada banyak sekali latar belakang seseorang berkeinginan memiliki sebuah website atau blog berisikan konten-konten yang berasal dari tulisan mereka sendiri, dengan tema pembahasan yang beragam.

Biasanya tema yang dihadirkan menyesuaikan dengan karakter si penulis ataupun kemampuan dia di bidang tertentu seperti culture, Teknologi, Agrobisnis dan lain sebagainya.

Langkah-Langkah Belajar Membuat Artikel SEO :

Menjadi seorang penulis konten untuk kebutuhan website atau blog sangat identik kaitanya dengan meningkatkan trafik pengunjung dan juga mendapatkan pemasukan dari iklan yang didapatkan dari website atau blog tersebut.

Mendapat banyak pengunjung artinya situs semakin dikenal serta berkesempatan menempati halaman utama mesin pencari.

Dari situlah kesempatan untuk iklan masuk menjadi lebih besar. Terutama yang mengincar komisi iklan dari Google Adsense.

Namun untuk bisa mencapai target tersebut, dibutuhkan konten artikel yang berkualitas, menarik dan kalau bisa beda dari yang lain. Sehingga dapat bersaing dengan situs penyedia konten lainya di internet.

Serta, menggunakan teknik SEO (Search Enggine Optimizer) dalam artikel sangat berpengaruh untuk meningkatkan ranking artikel kita di mesin pencari.

Ada teknik tersendiri yang umum dilakukan oleh seorang penulis artikel dalam menerapkan artikel SEO berkualitas.

Nah untuk kalian yang sedang belajar bikin konten artikel, dan ingin hasil tulisan kalian segera di deteksi oleh mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing dll, maka wajib mengetahui langkah-langkah berikut ini. Yuk disimak.

1. Tentukan topik dan keyword

Keywording

Menentukan topik yang akan dibahas adalah langkah awal yang harus dilakukan. Dari situlah kita bisa memiliki gambaran kemana artikel akan di bawa.

Dan juga, untuk setiap topik yang sudah ditentukan, harus memiliki kata kunci (keyword) yang masuk akal dan memungkinkan untuk orang lain menggunakan kata kunci tersebut di mesin pencari.

Memilih topik pun juga diharuskan untuk lebih kreatif. Artinya ketika kita menggunakan topik yang sekiranya di internet topik tersebut sudah sering di bahas, maka untuk mendapatkan pengunjung yang tertatik dengan topik tersebut akan sangat sulit untuk di dapat.

Oleh karna itu, dalam pemilihan topik dan keyword juga harus dibarengi dengan riset. Penjelasanya ada di poin berikutnya.

2. Lakukan Riset

melakukan riset topik artikel

Artikel pada situs website atau blog biasanya lebih bersifat informatif dan edukatif. Artinya pengunjung yang datang kebanyakan mencari informasi yang mereka butuhkan dengan bantuan mesin pencari.

Sehingga artikel yang disediakan pun harus dapat membantu pembaca mendapatkan informasi yang mereka inginkan.

Informasi yang disediakan pun juga harus relevan, didapat berdasarkan fakta tanpa menyertakan topik-topik yang diluar katianya dengan apa yang dibahas.

Oleh karna itu, dibutuhkan riset yang cukup agar artikel yang kita buat bisa didapatkan oleh pembaca dengan informasi yang sebenar-benarnya.

Riset disini juga bisa diartikan untuk melihat seberapa sering topik tersebut dibahas di internet.

Artinya, semakin sering topik itu muncul di internet, maka persaingan konten pun semakin besar, sehingga apabila pembahasannya berasal dari sisi yang sama, pembaca hanya akan memilih konten dengan urutan teratas saja.

3. Mulai Menulis

Nah setelah berhasil menentukan topik dan keyword, serta dirasa cukup dalam melakukan riset, mulai lah untuk menulis.

Ini adalah langkah yang terpenting dalam membuka pikiran kita, mengasah kreativitas kita dalam merangkai kata-kata yang menarik, memastikan bahwa tulisan kita nanti dapat di nikmati oleh pembaca.

Nah untuk tips-tips nya agar artikel kita nyaman untuk dibaca adalah dengan menggunakan langkah-langkah berikut ini.

3.1 Penyertaan Gambar

Ilustrasi gambar pada post

Saat ini, penulisan artikel untuk blog atau website tidak hanya berfokus pada sisi informatifnya saja, namun ada unsur-unsur lain yang mendukung struktur artikel tersebut agar bisa lebih menarik serta membantu pembaca memahami tulisan kita.

Tips nya adalah, menggunakan ilustrasi berupa gambar yang berhubungan dengan topik tersebut, dengan menyertakannya pada poin-poin tertentu.

Dari segi pembaca, ini akan membantu untuk mempertegas poin yang sedang dijelaskan, serta setidaknya memberikan pembaca waktu istirahat dalam proses memahami poin tersebut, dan memicu imajinasi si pembaca dibantu dengan gambar ilustrasi yang ada.

Dari segi penulis, penggunaan ilustrasi gambar akan sangat membantu meningkatkan pengunjung artikel terutama dari mesin pencari gambar seperti Google Search Image. Dan juga, penggunaan gambar sebagai ilustrasi akan membuat artikel terlihat lebih panjang.

3.2 Penempatan Keyword dan LSI yang Tepat

Keyword dan LSI

Nah untuk kalian yang sekarang lagi belajar tentang artikel SEO, pada poin ini akan dilejaskan tentang penggunaan teknik SEO yang benar serta unsur-unsur yang menyertainya.

Jika pada langkah awal tadi kita sudah menentukan topik dan keyword, maka sekarang bisa mulai disertakan di beberapa kalimat. Usahakan untuk menyertakan kata kuncinya se natural mungkin.

Perlu diingat bahwa Jangan terlalu memikirkan untuk selalu menyertakan keyword di setiap kalimat, justru apabila berlebihan, akan menurunkan kenyamanan dalam membacanya.

Pastikan untuk mengutamakan kenyamanan pembaca. Karna pada dasarnya, penyertaan kata kunci yang benar pada satu artikel adalah setidak-tidaknya 2 – 3 % saja dari keseluruhan artikel.

Intinya jangan memikirkan tentang keberadaan keyword terlebih dulu. Jika kita sudah terbiasa dalam menulis, maka keyword tersebut akan muncul sendiri dalam proses sehingga lebih natural.

Nah yang perlu di perhatikan lagi adalah penggunaan LSI (Latent Semantic Indexing). Perlu diingat bahwa LSI dan Keyword adalah bagian penting dari artikel SEO.

Jika tadi kita menggunakan keyword untuk pengoptimalan satu artikel di mesin pencari, maka LSI adalah sebagai topik alternatif.

Agar lebih mudah memahami, kita bayangkan sudah mendapat satu keyword untuk artikel yang akan kita buat. Dari satu Keyword tersebut kita bisa pecahkan ke beberapa topik pembahasan di artikel yang berbeda.

Tentu saja dengan begitu kita memiliki lebih dari satu artikel membahas satu topik yang sama. Namun kita membahasnya dari berbagai sisi yang berbeda.

Nah pada masing-masing artikel timbul keterkaitan dari satu keyword yang sama. Inilah yang dimaksud dengan LSI.

Dalam pembelajaran tentang LSI, tidak perlu memikirkan terlalu detail tentang bagaimana membangunnya.

Jika kita benar-benar paham dengan topik yang sedang ditulis, apalagi jika dibantu dengan hasil riset yang cukup, pengembangan tentang topik tersebut akan terasa mudah, mengingat kita tidak mungkin membahas topik tersebut dari segala sisi dan dirangkum dalam satu artikel.

3.3 Memperhatikan Jumlah Kata

Memperhatikan jumlah kata pada artikel

Nah ini ada kaitanya juga dengan pengembangan LSI. Perlu diketahui bahwa minimal jumlah kata artikel yang bagus untuk SEO adalah 500 kata, dan maksimal adalah 3000 kata.  

Tapi, banyaknya jumlah kata yang digunakan harus disesuaikan dengan topik yang sedang dibahas.

Jika 1000 kata sudah dirasa cukup untuk menjelaskan suatu topik, maka tidak perlu ditambah lagi. Justru jika artikel terlalu panjang malah tidak terlalu disukai oleh pembaca. Serta pengoptimalan SEO akan sulit.

Sehingga dengan membagi topik pembahasan di artikel yang berbeda, kita akan diuntungkan untuk mendapat lebih banyak konten artikel serta LSI akan terbangun secara otomatis.

Namun sebaliknya, jika kita memaksakan untuk membahas topik yang sama berulang kali hanya untuk mengembangkan keyword dan LSI, justru akan membuat artikel tersebut sulit dikembangkan, dan dipaksa untuk keluar dari topik pembahasan hanya untuk memenuhi jumlah kata yang diharuskan.

Serta pembaca juga akan dirugikan dengan membaca satu topik yang sama di arikel yang berbeda tanpa mendapat informasi lebih dari hasil membaca mereka.

Jadi, bijaklah dalam menentukan topik dan sebisa mungkin menghindari pembahasan yang sekiranya tidak perlu.

3.4 Membuat Judul yang Menarik

pemilihan judul artikel

Judul adalah bagian artikel yang pertama kali dilihat pembaca pada mesin pencari. Jadi, membuat judul yang menarik adalah fokus utama yang tidak kalah penting.

Tapi meski begitu, kenapa pembuatan judul tidak ditempatkan di langkah pertama ?

Karna biasanya pembuatan judul tidak selalu dilakukan dari awal. Banyak penulis yang memiliki kriteria mereka sendiri dalam pembuatan artikelnya, dan judul yang menarik biasanya lebih mudah didapatkan setelah menyelesaikan tulisanya.

Sebagai langkah awal, cobalah untuk selalu mencari referensi di berbagai macam topik artikel. Tentang bagaimana pemilihan kata pada judul artikel dan merasakan sendiri apakah kita tertarik setelah membaca judul tersebut.

Penting juga untuk kita mengembangkan kosa kata sehingga dalam pemilihan judul dan penggunakan kata dalam kalimat kita bisa menggunakan banyak referensi kata.

3.5 Penggunaan Heading dan Subheading

Subheading Artikel

Mungkin dari kalian ada yang pernah mencoba membuat artikel dengan topik tertentu dan dikirim ke salah satu media online untuk diterbitkan ?

Biasanya media online yang bersedia menerima tulisan kita untuk nantinya dibayar, memiliki ketentuan tersendiri agar artikel yang kita buat juga memenuhi kriteria artikel yang mereka inginkan. Kita ambil contoh, yaitu situs IDNTimes.

Jika kita ingin mengirimkan tulisan kita ke IDNTimes, salah satu ketentuan yang diberikan adalah dengan memiliki minimal 5 subheading atau 5 Poin pembahasan.

Kenapa demikian ?, ini berkaitan dengan pengoptimalan konten agar cepat di deteksi di mesin pencari. 

Nah salah satu faktornya adalah dengan menggunakan subheading dan poin-poin pembahasan di dalam artikel tersebut. Biasanya, penggunaan poin pembahasan ini juga digabungkan dengan disertakannya gambar sebagai ilustrasi seperti yang sudah dibahas sebelumnya.

Fungsinya hampir sama, dengan pembagian topik berdasarkan poin-poin yang ada membuat pembaca lebih mudah memahami kemana arah pembahasan, serta lebih nyaman dibaca dibandingkan artikel yang bersifat narasi tanpa gambar dan tanpa subheading.

Itulah tadi beberapa langkah penting yang wajib digunakan dalam pembuatan artikel blog atau website.

Sangat penting untuk mengerti kenapa langkah-langkah diatas wajib dilakukan, karna apabila sudah mengerti dan paham, pengapilkasiannya pun akan semakin optimal.

Nah sampai di sini dulu untuk topik pembahasan kita kali ini tentang langkah-langkah belajar artikel SEO.

Semoga artikel kali ini bisa membantu kalian semua yang sedang belajar membuat artikel sendiri. Jangan lupa share ya agar artikel ini semakin bermanfaat buat orang banyak.

Leave a Reply